1.Masjid AR.Fahruddin

 

 

3201012774_10fd534a37[1]

Masjid AR.Fahruddin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan masjid kampus terbesar di Asia Tenggara. Masjid ini ditopang dengan 81 tiang sehingga terlihat kokoh. Didalam masjid tersebut terhempar karpet berwarna merah. Tampilan arsitekturnya yaitu dengan menggabungkan tiga kebudayaan (Jawa,Arab,dan Modern). Cungku pada ujung setiap kubah diambil dari kebudayaan Jawa. Ornamen dan pilar merupakan gaya modern, Dan karpet merah dari Arab.

Bagian pengimaman dihiasi dengan mimbar terbuat dari kayu jati yang diukir dari Jepara Jawa Tengah dan art seperti gapura melengkung. Art merupakan tanda kemenangan atau tanda penaklukan dan tanda kejayaan. Pada lengkungan gapura ditulis ayat al-mujaddilah ayat 11. Sedangkan di dinding belakang gapura di tulis surah at-taubah ayat 18. Ayat-ayat tersebut ditambahkan bukan hanya karena untuk menambah keindahan,namun ayat-ayat tersebut memiliki makna tersendiri.

Jendela kecil di buat agar cahaya dapat masuk. Jendela-jendela kecil di bawah kubah berdiameter sekitar 25 cm. Jendela-jendela kecil tersebut dibuat dengan tujuan agar sirkulasi udara dan cahaya dapat masuk dengan lancar. Di masjid tersebut terdiri dari 5 lantai yang dihubungkan dengan anak tangga yang cukup lebar. Kamar mandi terletak di lantai dua yang dilengkapi dengan 18 kamar mandi dan terdapat 36 kran wudhu.

 

2. SPBU UMM

 

 

0936087620X310[1]

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) UMM yang dibangun di sebelah barat masjid AR.Fachruddin,tepatnya sebelah kiri pintu keluar kampus III UMM. Pendirian SPBU ini merupakan salah satu profit centre untuk mendukung finansial. Dengan adanya SPBU ini dinilai sangat prospektif karena jumlah mahasiswa dan dosen sangat  banyak dengan kebutuhan bahan bakar yang sangat banyak. SPBU UMM juga merupakan salah satu layanan baik untuk mahasiswa ataupun masyarakat dalam hal penyediaan bahan bakar.